Hari Hak-hak Hewan Internasional 2021: Pinjamkan Mereka Suaramu
- wewadahan

- 10 Des 2021
- 3 menit membaca
Tidak banyak yang tahu tentang peringatan International Animal Rights Day atau Hari Hak Hewan Internasional yang juga bertepatan pada Hari Hak Asasi Manusia pada tanggal 10 Desember ini. Orang-orang yang ikut berjuang untuk hak-hak hewan di seluruh dunia berusaha meyakinkan orang lain bahwa kebaikan dan rasa hormat juga harus diberikan kepada semua makhluk hidup sekalipun itu hewan.
Kebanyakan orang hanya mengerti kalau hewan bisa merasakan sakit. Banyak juga yang percaya hewan dapat merasakan suatu perasaan. Penting juga untuk menyadari bahwa hewan juga berhak untuk memiliki hak, salah satunya adalah hak hidup. Para aktivis melakukan segala cara yang mereka bisa untuk memperjuangkan hak-hak hewan, maka dari itu mereka percaya bahwa orang lain yang belum sepenuhnya sadar akan hak hewan juga bisa memperjuangkannya dengan cara berikut ini:
Ā· Mulai berpikir dan menganggap hewan sebagai hewan pendamping, bukan peliharaan.
Ā· Menjauhkan diri dari semua penggunaan yang berasal dari hewan yang meliputi daging, kulit, susu, wol, dan sutra. Jika menjauhkan diri dianggap terlalu ekstrim, kita bisa dengan mengurangi penggunaannya.
Ā· Berhenti bereksperimen pada hewan.
Ā· Berhenti menggunakan hewan untuk hiburan, acara olahraga, dan sirkus yang dapat membahayakan hidup hewan tersebut. Apabila beberapa acara di atas masih ada yang menyelenggarakan, yang dapat kita lakukan adalah jangan ikut berpartisipasi dalam kegiatannya seperti ikut menonton dan menikmati acaranya.

Sejarah
Sebuah asosiasi yang memperjuangkan hak-hak hewan bernama Uncaged menciptakan Hari Hak Hewan Internasional pada tahun 1998 yang bertujuan untuk menyoroti semua bentuk kekerasan terhadap hewan. Pendiri hari peringatan tersebut menyatakan bahwa terjadinya kekerasan pada hewan adalah karena hewan tidak dapat memilih, memprotes, atau meminta perlindungan untuk mereka sendiri, dan hanya manusia yang seharusnya melakukannya untuk mereka. Uncaged berpusat di Sheffield, Inggris. Secara khusus memilih 10 Desember untuk Hari Hak Hewan Internasional karena bertepatan dengan Hari HAM. Keinginan mereka ialah untuk. Memperluas hak-hak yang sama yang tidak dapat dicabut ini kepada semua makhluk hidup, bahkan jika mereka adalah spesies yang berbeda dari manusia.
Perayaan
Para pecinta hewan di seluruh dunia merayakan hari ini dengan menyalakan lilin. Hal ini untuk menarik perhatian pada Deklarasi Universal Hak-hak Hewan yang menyatakan bahwa hak-hak hewan merupakan perkembangan logis dari hak-hak dasar manusia. PETA atau People for the Ethical Treatment of Animals mendorong utnuk berpartisipasi dalam hari ini dengan tidak memakan hewan. Mereka juga menyarankan untuk memulai gaya hidup vegan. Dengan demikian, menurut PETA, 100 hewan per tahun akan terselamatkan.
Cara lain untuk berpartisipasi dalam perayaan hari hak hewan dapat dilakukan dengan cara berikut ini;
Ā· Menulis editorial di surat kabar lokal mengenai hak-hak hewan. Jika menulis di surat kabar dirasa tidak mudah, kamu bisa menyebarkan tulisan kamu melalui media sosial dengan menggunakan tagar terkait hari perayaan ini seperti #InternationalAnimalRightsDay. Pastikan kamu menulisnya dengan Bahasa yang baku sehingga orang dari negara lain akan dengan mudah mentranslate dengan system.
Ā· Ajari anak, keluarga, dan orang lain untuk selalu bersikap baik terhadap binatang. Jika tidak bisa menyayanginya, maka jangan menyakitinya.
Ā· Melakukan pemboikotan terhadap perusahaan yang melakukan pengujian pada hewan. Hal ini memang terdengar sulit jika dilakukan secara individu. Namun jika kamu sudah mengetahui produk-produk apa saja dari perusahaan tersebut, sebaiknya kamu tidak perlu memakainya.
Wewadahan akan sangat mendukung segala bentuk pelestarian bumi beserta isinya. Melestarikan bumi tidak melulu hanya soal tidak memakai plastik, atau tidak membuang sampah sembarangan. Tapi juga ada hal lain yang bisa dilakukan untuk menjaga bumi yaitu dengan berbuat baik terhadap sesama makhluk hidup penghuni bumi. Seseorang pernah berkata bahwa jika kita menyayangi makhluk yang ada di bumi, maka segala makhluk yang berada di āatasā juga akan menyayangi kita.



Komentar